Blogging Mastermind – Pengenalan Blog Part 4: Memperlakukan Blog Sebagai Bisnis

Pada pembahasan di atas saya menyinggung masalah pekerjaan. Ya, banyak blogger sukses meninggalkan pekerjaan awal demi mengelola blog mereka. Sekilas, antara blogging dan bekerja adalah dua hal yang sama. Benar? Apakah anda juga berpendapat begitu? Kalau iya, wah, berarti saya harus meluruskan pandangan anda.

Meskipun anda berhenti bekerja, bukan berarti anda beralih kerja menjadi seorang blogger. Kok bisa begitu? Karena anda bukan lagi seorang pekerja. Ketika anda memutuskan untuk terjun di bisnis internet (blogging juga termasuk model bisnis internet), anda sudah berubah menjadi seorang bos! Seorang pebisnis, seorang pengusaha. Anda menjadi bos untuk diri anda sendiri dan merangkap sebagai karyawan untuk diri sendiri pula. Sabar, pada awalnya anda memang harus bekerja sendirian. Tapi, akhirnya nanti akan membutuhkan bantuan orang lain untuk mengelola bisnis anda yang semakin besar. Ok?

Anda adalah pebisnis blogging… anda memiliki blog, membuatnya berhasil mengalirkan uang untuk anda, dan anda memiliki aset online yang terus bertahan sampai masa depan. Profesional blogger bukanlah penulis yang mendapatkan uang dari tulisannya. Seorang blogger profesional memiliki blog yang akan terus membawanya pada keamanan finansial. Bagaimana tidak? Saat blog anda meraih traffic tinggi, sebagian besar prospek akan mendatangi anda. Jika anda memiliki produk yang benar-benar bagus dan dibutuhkan pengunjung, peluang anda mendapat pelanggan baru sangat besar!

Saya mendapatkan profit melimpah dari sebuah blog bukan hanya karena saya punya blog. Saya mendapatkan limpahan materi karena blog saya mampu mendongkrak angka penjualan produk saya. Itulah yang saya coba tularkan pada anda. Bagaimana anda bisa mendongkrak penjualan produk dengan membangun sebuah blog.

Sekali lagi saya ulangi, blogging sebenarnya tidak sulit. Sebaliknya, blogging itu mudah dan anda tidak perlu usaha yang teramat keras untuk memiliki mesin blogging penghasil uang. Anda hanya perlu bekerja secara konsisten dan yang paling penting anda memiliki mindset optimis, maju terus pantang mundur! Dan anda menerapkannya pada perilaku anda sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *