Blogging Mastermind – Membuat Pengunjung Jatuh Hati pada Blog Anda Part 7: Pentingnya Menampilkan Blog Secara Berkala

Apa sih kegunaan menampilkan blog secara berkala? Anda mungkin tidak tahu, ini adalah salah satu strategi para pebisnis online yang sukses untuk mendapatkan rangking atas dalam search engine. Ya, tampilkan blog anda terus menerus, jika tidak. Blog anda akan berada di urutan buncit!

Di subbab sebelumnya, saya sudah membahas sedikit soal posting rutin. Nah, menampilkan blog secara berkala sama dengan posting rutin. Anda perlu tahu bahwa search engine cenderung suka pada blog-blog yang selalu direfresh oleh bloggernya. Dengan demikian, anda dapat satu asumsi bahwa selain keywords, fresh content juga akan mempengaruhi peningkatan traffic anda.

Untuk itu, semakin sering anda merefresh content anda secara berkala, maka kesempatan untuk mendapatkan rangking atas dalam search engine akan semakin terbuka. Memang ini tidak mudah bagi anda, apalagi anda mungkin termasuk orang yang selalu sibuk dengan aktivitas pribadi, hingga untuk sekadar merefresh content tidak punya cukup waktu. Tapi, jika anda tidak mau ketinggalan kereta, sebaiknya anda bisa meluangkan waktu sedikit untuk menengok blog anda secara periodik dan berkelanjutan.

Nah, untuk memudahkan anda melakukan langkah ini, saya punya beberapa tawaran untuk anda. Saya pikir, tawaran ini tidak begitu memberatkan jika anda memang benar-benar ingin disiplin untuk merefresh content anda:

• Lakukan sebisa anda. Jika anda tidak bisa merefresh content anda 1 kali dalam 1 hari, lakukanlah 1 kali dalam 2 hari. Jika tidak, lakukanlah 1 kali dalam 3 hari… begitu seterusnya. Sampai anda benar-benar menemukan jadwal cocok berapa kali anda harus merefresh content blog anda dalam satu minggu. Saya harap, anda tidak sampai mengabaikan refresh content blog anda lebih dari sepekan. Karena, hal ini bisa berakibat fatal pada posisi anda di search engine.

• Tingkatkan frekuensi posting. Setelah anda misalnya sanggup merefresh content seminggu sekali, anda bisa coba tingkakan menjadi 5 hari sekali. Lalu meningkat lagi menjadi 4 hari sekali. Dan begitu seterusnya sampai pada frekuensi posting ideal.

Berapa hari idealnya? Berdasar pengalaman saya, saat ini rentang 2-3 hari sekali merupakan waktu memposting baru yang paling efektif. Karena patut diingat kebanyakan pengguna internet tak online setiap hari. Dalam rentang waktu tersebut, anda bisa menanti menanti respon dan komentar pembaca. Kalau anda terlalu cepat memposting baru, bisa-bisa mereka ketinggalan dengan informasi yang anda sampaikan.

Mungkin, anda melihat saya terlalu berambisi menyarankan anda merefresh content blog. Tapi percayalah, refresh content merupakan unsur terpenting anda untuk mendapatkan traffic. Sekali anda lalai untuk merefresh, maka ratusan orang mungkin tidak akan peduli pada blog anda.

Untuk itu, jika anda ingin berada di posisi atas search engine, jangan biarkan blog anda layaknya museum yang suci dan tidak dapat disentuh. Cobalah sesering mungkin menampilkan content blog yang lebih segar dan variatif.

Lagi pula, jika anda terus membiarkan blog anda seperti itu, pembaca lama kelamaan akan bosan juga mengunjungi blog anda. Ingat, blog anda akan dibaca oleh orang lain. Jika anda tidak pernah melakukan perubahan, atau minimal, memperbarui tampilan blog anda, pembaca nanti justru lebih tertarik pada blog-blog lain.

Nah, apa yang masing anda pikirkan? Segeralah buat rencana jadwal refresh content blog anda. Setelah itu, baru kita lanjutkan pada langkah selanjutnya…

One Response to Blogging Mastermind – Membuat Pengunjung Jatuh Hati pada Blog Anda Part 7: Pentingnya Menampilkan Blog Secara Berkala

  1. Irwin says:

    If job safety is hiցh in yourr checklist of priorities, this is onnᥱ other factor tһat isnt offered
    by freelancing. Many people have to be assureɗ of steady earnings,
    at a fee that they will depend on, with a purpose to hold their pаyments and onn a
    regulaг basis residing expenses up too date. Freelancing will not ρresent thе job and revenue safety thаt
    youd have from being on the employees oof a law firm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *