Blogging Mastermind – Membangun Blog Pertama Anda Part 8: Tata Cara Install Plugin di Blog Anda

Berikutnya kita bahas cara menginstallnya. Sebelum anda pelajari langkah-langkah menginstal plugin blog WordPress anda, ada dua hal yang anda butuhkan:

1. Software FTP FileZilla

Software FTP? Apa hubungannya dengan instalasi modul?

Begini… sebelum menginstal modul, anda harus memiliki sebuah software yang bisa memindah atau mentransfer seluruh file blog anda ke dalam webhost/bloghost, termasuk di dalamnya file plugins. Tahukah anda apa nama software tersebut?

File Transfer Protocol atau yang sering disingkat dengan FTP! Inilah software yang harus anda miliki! Software FTP memungkinkan anda meng-upload seluruh file blog dan plugins ke dalam bloghost.

Sebenarnya, saya telah memberikan materi tentang softaware FTP pada ebook saya yang pertama, SIMBIO. Hanya saja jika dulu saya memberikan software FTP jenis WS_FTP Pro atau WS_FTP LE yang diprakarsai oleh perusahaan Ipswitch.com, maka software FTP dalam Blogging Mastermindyang saya gunakan kali ini adalah FileZilla keluaran Sourceforge.net. Meskipun model dua software ini berbeda, namun cara kerja masing-masing software ini kurang lebih sama.

2. Modul / Plugins

Sebagai satu contoh, saya pilih modul Akismet. Anda akan terkejut jika tahu kegunaan modul ini. Mau tahu?

Modul Akismet adalah plugin yang akan melindungi blog anda dari serangan ‘spam’. Setiap kali blog anda terkena spam, maka modul inilah yang akan menangkalnya.

Nah, bagaimana? Sudah siap melakukan instalasi plugin blog anda? Di bawah ini, ada beberapa langkah yang harus anda lalui untuk proses instalasi tersebut, mulai dari mendownload program FTP FileZilla, mendapatkan API Key, hingga proses upload dan instalasi modul Akismet. Selamat berjelajah…

Langkah #1 – Klik http://sourceforge.net/project/showfiles.php?group_id=21558 untuk mendownload FileZilla. Anda akan mendapatkan beberapa daftar download FileZilla di sebuah page baru. Dalam menu package, carilah “FileZilla”, lalu download dengan mengklik “download” di menu Download yang lurus dengan package FileZilla itu. (Seperti screenshot di bawah ini)

Langkah #2 – Dalam layar package, pilih FileZilla sesuai operation system komputer anda. Bila komputer anda menggunakan Windows, anda bisa klik seperti yang ditandai kurung warna merah. Lalu, simpan dalam komputer anda.

Langkah #3 – Setelah file terdownload sempurna, anda install software FTP tersebut. Kemudian setelah proses install selesai, anda bisa mulai proses upload dengan membuka program tersebut.

Langkah #4 – Dalam layar FileZilla, anda akan menemukan tiga kotak kosong di atas. Yang harus anda lakukan: (1) Dalam kotak “addres”, tulislah (namadomain).com, (2) Dalam kotak “User”, tulislah User ID anda, (3) Dalam kotak “Password”, tulislah Password anda. User ID dan password anda harus sama dengan data saat anda login cPanel. (4) Klik “Quick connect”. Jika anda melihat ada berbagai folder web/bloghost anda muncul di kotak kanan bawah, berarti login anda berhasil! (Lihatlah screenshotnya berikut ini)

Langkah #5 – (1) Download produk plugins yang telah saya sediakan di bonus berjudul “88 WordPress Plugins” ke dalam desktop anda, lalu (2) Unzip produk tersebut.

Langkah #6 – Setelah itu anda harus (1) Double klik folder “www.”, (2) Double klik folder “wp-content”, (3) Double klik “plugins”, lalu upload plugin yang anda butuhkan ke folder ini. Anda akan melihat folder-folder tersebut menjadi seperti gambar berikut.

Langkah #7 – Silakan anda lihat folder-folder yang berada dalam kotak merah. Itu menandakan bahwa seluruh file berhasil di-upload atau ditransfer! Yang juga perlu anda ketahui, kumpulan file dan folder inilah yang saya maksud dengan PLUGINS! Langkah #8 – Ketik http://www.(namadomain).com/wp-admin dalam browser dan login ke dalam ruang admin panel WordPress anda.

Langkah #9 – Dalam panel WordPress anda, klik “Plugins” di bar kiri. Lalu, klik “installed” untuk melihat plugin yang sudah terinstall. Atau “Add New” untuk menambahkan plugin baru. Untuk mengaktifkan klik “Activate” sedang untuk menonaktifkan plugin klik “Deactivate”

Langkah #10 – Setelah anda mengativasi seluruh plugins, anda akan melihat kalimat “enter your WordPress.com API Key” (seperti yang dikurung warna merah di bawah ini). Ingat, ini khusus untuk plugin Akismet. Lalu, klik kalimat tersebut.

Langkah #11 – Anda akan melihat kotak seperti di bawah ini. Ingat, jangan menulis apapun pada kotak tersebut sebelum anda menyelesaikan langkah ke-12.

Langkah #12 – Kunjungi www.wordpress.com, lalu buatlah free account di sana. Saat anda sudah login ke dalam WordPress.com, anda akan melihat API Key anda terletak di bawah “My Profile” bagian kanan atas bar. Catatlah API Key anda. API Key terdiri dari beberapa huruf dan angka. Jadi, simpanlah baik-baik API Key anda.

Langkah #13 – Setelah anda mencatat API Key anda, kembalilah ke kotak API Key pada langkah ke-10. Masukkan API Key anda dalam kotak “Please enter an API Key”. Lalu, klik “Update Options>>”

Langkah #14 – Jika anda mendapatkan tex box berwarna biru bertuliskan “Your key has been verified. Happy blogging!”, maka anda telah berhasil menginstal modul Akismet

Selesai juga rupanya anda melewati langkah-langkah yang cukup melelahkan namun mengasyikkan ini. Bagaimana? Anda merasakan kemudahan atau kesulitan dalam instalasi modul?

Sebagai tambahan, bila anda merasa kesulitan menggunakan FTP untuk menginstall plugin, anda bisa langsung menggunakan memanfaatkan Plugin Browser/Installer.

Caranya sebagai berikut:

Langkah #1 – Anda kembali tekan menu Plugins.

Langkah #2 – Anda klik tulisan Plugin browser/Installer.

Langkah #3 – setelah itu, anda bisa pilih (a) pada “search” anda ketikkan kata yang berhubungan engan plugin yang anda cari; atau (b) menginstall plugin yang sebelumnya anda telah download dgn memilih “choose” dan “install now”

Langkah #4 – jika anda memilih search, setelah pilihannya muncul, (1) anda tinggal klik “install” di bagian paling kanan.

(2) Lalu di kotak baru, tinggal anda klik “install now”.

Selesai sudah materi anda tentang Plugins. Saya tidak tahu, apa yang sekarang anda pikirkan. Yang saya tahu, anda saat ini sudah mulai kebelet untuk mencoba-coba seluruh plugin yang saya berikan di dalam bonus. Saran saya, utamakan saja pluginplugin yang paling saya rekomendasikan dan sudah saya pakai sendiri.

Untuk itu, cobalah untuk luangkan waktu sedikit untuk mendowload beberapa plugin tersebut dan mencoba untuk menerapkannya satu persatu. Jika ada kesulitan, tanyalah pada ahlinya. Jika anda menemukan kejanggalan, pelajarilah lebih dalam informasinya tentang plugin tersebut.

***

Nah, kembali pada persoalan blog, setelah anda mempelajari plugin, tugas apa yang perlu anda lakukan selanjutnya? Mari kita ke modul selanjutnya… posting!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *