Blogging Mastermind – Membangun Blog Pertama Anda Part 3: Mendaftarkan Domain dan Menyewa Hosting

Anda sudah memilih nama domain, lalu apa? Ya tugas berikutnya adalah mendaftarkan nama domain. Ya, setelah anda menemukan nama domain yang cocok, anda harus mendaftarkannya.

Bagaimana cara mendaftarkan nama domain? Jangan bingung, anda akan saya tuntun selangkah demi selangkah hingga tuntas menyelesaikan tata cara pendaftaran nama domain.

Salah satu situs web terkenal yang melayani pendaftaran nama domain adalah Godaddy.com. Untuk lebih lengkapnya, silakan anda ikuti langkah-langkah di bawah ini…

Langkah #1 – Klik www.Godaddy.com

Langkah #2 – Masukkan nama domain yang telah anda pilih (misalnya, ‘ebookgreat’) ke dalam “Domain Search”. Kemudian klik “Go”

Langkah #3 – Godaddy akan menunjukkan halaman yang menginformasikan pada anda bahwa ‘NAMADOMAINANDA.COM is available!’

Langkah #4 – Klik tombol “Proceed to checkout” di bagian bawah untuk melakukan sign up

Langkah #5 – Anda akan langsung berhadapan dengan formulir registrasi seperti di bawah ini. Nah, isilah formulir registrasi yang telah tersedia. Kemudian klik “Continue”

Langkah #6 – Saat page options muncul, pilihlah “1 year” dalam kolom “Registration Length”. Kemudian pilihlah menu “No thanks. I’m ready to checkout”, lalu klik “Continue”.

Langkah #7 – (1) Masukkan kode yang anda punya, kemudian klik “Apply Code” (2) Pilihlah metode pembayaran anda dalam form “Select Your Payment Method” (3) Klik seluruh menu dalam “Agreement” dan “Terms of Service”. (4) Klik “Checkout Now”.

Untuk memiliki kupon kode, anda bisa mengambilnya dalam website http://www.dealtaker.com/GoDaddy-coupon-code-a528-c40.html. Di sana, anda akan mendapatkan bermacam-macam kode. Ambillah kode yang masih belum habis masa berlakunya.

Selesai sudah anda mendaftarkan nama domain anda!

Bagaimana? Mudah, bukan? Hanya dengan 7 langkah saja, anda sudah bisa mendaftarkan nama domain dengan cepat.

Setelah anda mendaftarkan nama domain ke dalam Godaddy.com seperti yang saya sarankan di atas, cobalah untuk membuka alamat email anda. Godaddy.com akan mengirimkan informasi perincian login (Login Details) kepada anda melalui email. Catatlah setiap informasi yang anda dapatkan dari Godaddy.com tersebut untuk anda gunakan pada login-login selanjutnya.

Oya, dalam Godaddy.com, metode pembayaran yang paling mudah hanyalah dengan kartu kredit. Jika anda merasa kesulitan membeli nama domain dengan kartu kredit, cobalah anda search Google.co.id dan masukkan kata kunci “beli domain”. Anda akan temukan banyak situs lokal yang menyediakan jasa beli domain.

Lalu, setelah urusan nama domain anda selesai. Apa yang harus dilakukan selanjutnya? Tentu, anda butuh ruang sewa blog agar anda bisa bebas memperlakukan blog anda sesuka hati. Yah, anda perlu menyewa tempat untuk ngobrol-ngobrol anda nantinya

Inilah yang saya maksud dengan ruang sewa blog: hosting! Dalam ruang sewa ini, anda bisa menempatkan semua file anda di sana. Gambar, video, teks, dan lainnya bisa anda disimpan disana dan bisa diupdate setiap saat. Untuk dapat diakses oleh pengunjung, blog anda harus aktif atau online selama 24 jam sehari penuh! Dan hal ini hanya bisa dilakukan jika anda sudah memiliki hosting pribadi untuk blog anda.

Nah, yang saya sarankan pada anda bahwa jenis blog yang paling direkomendasikan adalah WordPress. Untuk mendaftarkan layanan hosting, anda minimal harus memiliki web server terlebih dahulu untuk membuat WordPress resmi anda.

Di internet, banyak perusahaan internasional dan perusahaan dalam negeri memberikan layanan hosting pada anda. Tentu, semua memiliki tarif harga berbedabeda, tergantung isi layanan yang diberikan. Berikut ini merupakan daftar beberapa cara umum yang bisa anda gunakan untuk meng-hosting blog:

• Meng-hosting blog dalam PC pribadi anda. Model hosting seperti ini hanya bisa dilakukan jika anda memilih WordPress sebagai blog pribadi anda. Anda tinggal bebas memilih apakah anda ingin meng-hosting-nya saat online (internet) atau saat offline (PC pribadi). Ini memang cukup mudah, tapi metode ini akan sangat bergantung pada penyedia layanan internet atau internet service provider (ISP) anda. Jika ISP anda tidak memiliki kecepatan kbps yang cukup memadai maka akan berpengaruh pada kecepatan running blog anda saat ada banyak orang yang mengunjunginya.

• Membeli server pribadi. Cara kedua ini adalah dengan membeli server pribadi untuk layanan hosting. Ada banyak perusahaan menawarkan server pribadi untuk layanan hosting. Jika dibandingkan dengan yang lain, cara hosting dengan membeli server resmi memang tergolong cukup eksklusif! Bagaimana tidak? Server pribadi membebankan pada anda harga sekitar US$ 50 hingga US$ 100 per bulan!

• Membeli shared server solution. Ini merupakan gaya standar di antara dua gaya hosting yang telah disebutkan sebelumnya. Harga yang harus anda bayarpun cukup murah, yaitu berkisar US$ 9.95. Harga ini memang harga rata-rata layanan hosting untuk seluruh website dan blog.

Lalu? Metode hosting apa yang paling direkomendasikan untuk anda? Saya anjurkan agar anda memilih model hosting yang ketiga, yaitu shared server solution. Selain memiliki harga terjangkau, layanan hosting dengan membeli shared server solution tidak akan bergantung pada kuantitas kbps server internet pribadi anda.

Anda tidak perlu ragu, saya telah menggunakan layanan hosting model seperti ini pada semua proyek dan blog saya. Hasilnya tentu tidak kalah dengan membeli server pribadi sekalipun. Saya tidak menyarankan untuk menggunakan model pelayanan hosting yang pertama karena akan berpengaruh pada kinerja bisnis online anda nantinya.

Untuk itu, mulailah mendaftarkan layanan hosting anda segera. Jika anda tidak tahu caranya, silakan ikuti petunjuk-petunjuk yang akan saya bahas nanti.

Perlu anda ketahui, pembahasan saya tentang layanan hosting akan difokuskan pada hosting untuk blog jenis WordPress. Anda tidak perlu khawatir tidak bisa mendaftarkan layanan hosting WordPress anda karena saya akan tunjukkan langkah-langkahnya dengan mudah pada pembahasan nanti.

Yang terpenting bagi anda adalah mengetahui bahwa apa yang saya tunjukkan nanti merupakan metode praktis bagaimana merancang WordPress berbasis server (server based WordPress).

Seperti yang pernah saya kemukakan dahulu bahwa WordPress model seperti ini merupakan salah satu karakteristik Rahasia Blogging. Jika boleh dikatakan, selain metode optimasi web 2.0, inti pembahasan lain dalam Rahasia Blogging adalah merancang WordPress berbasis server.

Mengapa harus memilih WordPress berbasis server? Bagus, pertanyaan anda cukup masuk akal! Begini…ada dua alasan mengapa saya menyarankan anda untuk menggunakan WordPress berbasis server daripada menggunakan www.wordpress.com atau www.blogger.com (misalnya):

• WordPress berbasis server dapat diinstal dalam web host pribadi. Artinya, penginstallan tidak perlu dilakukan oleh perusahaan resmi yang memiliki layanan hosting tersebut. Hanya dengan membeli layanannya saja, anda sudah bisa melakukan penginstalan sendiri ke dalam blog anda.

• WordPress berbasis server bebas dari situs-situs illegal. Jika anda mau meneliti, banyak blog-blog hasil Blogger.com dan Wordpess.com seringkali dimasuki oleh situs-situs ilegal. Namun, hal tersebut tidak mungkin terjadi pada WordPress yang berbasis server. Hal ini disebabkan, WordPress memiliki spam filter yang cukup canggih dibandingkan dengan yang lain, sehingga tak seorangpun yang bisa menutup dan merusak blog anda.

Inilah keuntungan WordPress berbasis server. Untuk itu, saya sarankan agar anda membeli layanan hosting untuk WordPress berbasis server. Artinya apa? Layanan hosting anda memakai model shared server solution, sedangkan blog yang ingin anda hosting adalah blog berplatform WordPress.

Bagaimana? Sudah mengerti bukan? Jika anda masih belum mengerti, anda tidak perlu repot untuk mempelajari lebih mendalam. Keterangan di atas hanya sekadar informasi tambahan buat anda.

Artinya, jika suatu saat anda ditanyakan hosting model apa yang anda gunakan untuk blog pribadi anda? Anda bisa menjawab dan menerangkannya sekaligus! Anda akan terlihat seperti seorang ahli blog dan internet marketing! ☺

Yang terpenting bagi anda adalah ikuti petunjuk-petunjuk di bawah ini. Pada saatnya nanti, anda juga akan mengerti apa yang saya maksud dengan WordPress berbasis server itu.

Baiklah, mari kita mulai mendaftarkan layanan hosting. Namun, sebelumnya, perlu anda ketahui bahwa perusahaan yang saya gunakan untuk tes pendaftaran hosting adalah Hostgator.com. Mengapa harus Hostgator? Berikut ini merupakan keuntungan-keuntungan yang bisa anda dapatkan dari Hostgator.com:

  • Free space mencapai 600 GB!
  • Memiliki bandwith hingga 6.000 GB!
  • Izin domain yang tak terbatas!
  • Hanya berkisar US$ 7.95 untuk tiap bulannya!

Empat list di atas merupakan kelebihan-kelebihan yang dimiliki Hostgator.com. Dan itu hanya sebagian!

Jika anda ingin mengetahui informasi lebih lengkap tentang layanan hosting Hostgator.com ini, silakan buka http://www.hostgator.com/shared.shtml. Di sana, anda akan menemukan puluhan kelebihan yang dimiliki oleh Hostgator.com untuk melayani hosting anda.

Nah, sekarang saatnya anda mengikuti langkah-langkah untuk mendaftarkan layanan hosting blog. Silakan anda ikuti setiap langkah yang saya berikan di bawah ini:

Langkah #1 – Kunjungi www.hostgator.com lalu klik “Order Now” untuk layanan “hosting”

Langkah #2 – Dalam halaman Order Wizard, pastikan anda mengklik menu “I will use My Existing Domain and Update My Nameserver only”. Kemudian, tulislah nama domain anda di kotak “Existing Domain”, misalnya ‘ebookgreat’. Lalu, klik “Next>>”

Langkah #3 – Dalam kotak “Select a package type”, pilihlah menu package “Baby”. Lalu, dalam kotak “Domain”, pilihlah domain anda pribadi. Kemudian, klik “Continue>>”.

Langkah #4 – Pilihlah durasi pembayaran hosting anda dalam kotak “Billing Cycle”. Lalu, masukkan kode kupon “SPRING” dalam kotak “coupon”. Kemudian klik “Calculate Totals>>”.

Catatan: kupon yang saya tawarkan mungkin sudah tidak berlaku lagi. Anda bisa mendapat kupon lainnya dengan mencari di Google, atau klik link di bawah ini: http://www.google.com/search?q=hostgator+coupon&sourceid=navclientff&ie=UTF- 8&rlz=1B3GGGL_enSG233SG233

Oya, biasanya Hotgator juga memberikan kupon kepada anda. Coba anda perhatikan page pertama saat anda berkunjung ke Hostgator.com, anda akan mendapatkan layanan kupon seperti yang tergambar di bawah ini.

Langkah #5 – Anda akan dihadapkan pada lembaran pendaftaran yang telah dikalkulasi totalnya. Jika anda memiliki kupon ‘SPRING’, harga pendaftaran hosting anda hanyalah US$ 7.96 untuk bulan pertama! (Tapi, ini tergantung dari harga kupon yang anda ambil. Jika anda memiliki kupon berjumlah nominal harga yang tinggi, anda bisa jadi hanya membayar US$ 0.01 untuk bulan pertama!). Telitilah setiap kalkulasi yang telah dicantumkan di lembaran tersebut. Jika anda sudah yakin benar, klik tombol “Continue>>”

Langkah #6 – Isilah daftar diri anda sesuai dengan formulir yang tersedia dalam “Tell us who you are”, termasuk transaksi pembayarannya. Jangan lupa mengetik nama anda dalam “Username” dan pasword anda dalam “Password” untuk keperluan loginlogin selanjutnya. Selanjutnya, klik “Submit Order”.

Langkah #7 – Bukalah email anda. Anda akan melihat “Hostgator Account Information” sebagai bukti bahwa pembelian hosting anda telah berhasil! Catatlah setiap rincian informasi login di sana. Yang tepenting, catatlah DNS (Domain Name Server) anda yang tercantum dalam informasi tersebut untuk keperluan koneksi DNS anda nantinya.

Sekali lagi! Hanya dengan 7 langkah mudah, anda sudah bisa memiliki layanan hosting untuk blog anda!

Bagaimana? Anda sudah merasa lebih mudah dengan mengikuti langkah-langkah yang saya berikan di atas, bukan? Tentu saja! Anda tidak perlu repot menyewa orang untuk membantu melayani pembelian webhost anda. Anda cukup miliki ebook ini, semuanya akan saya sediakan untuk anda!

Jika anda ingin mencoba layanan webhost lain, anda bisa googling saja, misalnya masukkan kata kunci “layanan hosting Indonesia” atau sejenisnya. Anda akan menemukan berbagai situs web yang berikut memberikan layanan servis webhost dengan kartu kredit maupun dengan transfer bank.

Setelah urusan webhost telah selesai, anda tinggal melaksanakan tugas selanjutnya, yaitu mengatur koneksi server nama domain anda atau yang lebih dikenal dengan istilah DNS (Domain Name Server).

Anda ingin tahu? Silakan ikuti materi berikut ini…

Mengatur Koneksi DNS (Domain Name Server)

Apa yang dimaksud DNS? Sebenarnya DNS merupakan link penghubung antara pengunjung dengan webhost anda. Jika pengunjung ingin menuju blog anda, maka mereka harus mengetik nama domain anda.

Nah, yang mengatur perhubungan mereka dengan blog anda itulah yang dimaksud dengan DNS. Ingat, DNS berbeda dengan nama domain. Singkatnya, DNS merupakan penunjuk (koneksi) menuju blog anda. Sedangkan, nama domain hanyalah alamat blog anda.

Bagaimana? Anda masih kesulitan ya? Jika anda merasa kesulitan memahami apa itu DNS, sebaiknya tidak perlu dipelajari lebih mendalam lagi. Masih ada banyak waktu yang bisa anda gunakan untuk mempelajarinya lebih jauh. Yang terpenting saat ini adalah mengatur koneksi DNS anda agar pengunjung bisa langsung menuju blog anda saat mengklik nama domain blog tersebut.

Untuk lebih jelasnya, silakan anda ikuti langkah-langkah singkat di bawah ini:

Langkah #1 – Kunjungi www.godaddy.com Lihatlah kotak “My Account” di bagian kanan. Kemudian login dengan mengetik nama anda ke dalam kotak “Customer # or login name” dan password anda ke dalam kotak “Password” sesuai dengan informasi yang telah anda dapatkan di email. Lalu, klik tombol “Secure Login”.

Langkah #2 – Di bagian kiri atas anda akan melihat screenshot seperti di bawah ini. Dalam kolom “Domain Management & Renewals”, pilih menu “My Domain Names”.

Langkah #3 – Anda akan dihadapkan pada halaman baru. Dalam kolom “Domain Name”, tandai nama domain yang telah anda beli di Godaddy waktu itu. Lalu, klik icon “Nameserver” di bagian atas bar page tersebut untuk menuju halaman pengaturan DNS. (Screenshot di atas hanya sebatas contoh)

Langkah #4 – Di halaman baru, pilihlah menu “Costum Nameserver”. Anda akan melihat beberapa kotak nameserver yang tak terisi. Dalam kotak “Nameserver 1” dan “Nameserver 2”, masukkan dua nama DNS anda yang telah anda terima dari email.

Akhirnya, selesai sudah tugas mengatur hosting dan domain anda!!

Sebelumnya, saya ingin bertanya pada anda? Bagaimana anda merasakan perjalanan materi ini sejak tadi? Mengasyikkan bukan? Coba anda bayangkan bagaimana jika saya membiarkan anda berusaha sendiri tanpa ada langkah-langkah seperti di atas? Berapa banyak waktu yang anda habiskan hanya untuk bertanya, meneliti, dan mencoba-coba? Ini tentu tidak akan efektif, bukan?

Kembali ke materi ebook, setelah anda daftarkan nama domain dan layanan hosting untuk blog anda, apa yang harus anda lakukan selanjutnya? Seperti yang pernah saya katakan, untuk mendapatkan hasil blog yang benar-benar maksimal, anda harus melewati beberapa tahap.

Nah, tahap yang akan anda lalui sebentar lagi adalah tahap pengaturan blog WordPress Rahasia Blogging anda! Buktikan saja, tahap ini akan menjadi tahap yang mengasyikkan jika anda benar-benar menikmatinya! Penasaran, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *