Blogging Mastermind – Bagaimana Memposting Tulisan Anda Part 2: Struktur Posting

Seperti tubuh manusia, posting blog juga terdiri dari sejumlah bagian. Agar anda bisa memanfaatkan setiap bagian tubuh posting secara maksimal, maka anda perlu betulbetul memahaminya.

Apa saja bagian-bagian posting?

1. Judul

Yang pertama kali akan saya jelaskan adalah mengenai judul. Saya yakin anda tak bingung lagi dengan yang disebut judul. Judul terletak di bagian paling atas dan ukurannya biasanya lebih besar dari body teksnya.

Saya tekankan agar anda harus membuat judul yang menarik. Kenapa? Karena yang dibaca pengunjung pertama kali adalah judulnya. Ketika sebuah judul begitu menggoda, maka pengunjung akan tertarik untuk membaca isinya. Sedangkan jika judulnya biasa saja, kemungkinan besar orang akan malas untuk membacanya.

Coba lihat contoh judul berikut ini…

Lihat! Posting tersebut memancing lebih 450 komentar. Dan ingat itu baru yang berkomentar saja. Artinya, lebih banyak lagi orang yang membacanya. Karena tidak setiap pembaca artikel memberikan komentar. Paham ya?

Judul tersebut memang menggoda. Bayangkan saja jika anda pertama kali membaca artikel itu. Anda pasti akan penasaran kan? Akan muncul berbagai pertanyaan dalam benak anda. Blog saya bisa terkenal dan meraup sukses? Apa saja 10 tips hebat untuk membuat blog saya terkenal? Dan seterusnya.

Nah, pertanyaan-pertanyaan yang membuat anda penasaran itu membuat anda tergerak membaca dan mengklik artikel itu.

Dan ingat fokuslah pada keinginan pengunjung. Coba baca lagi judul di atas. Anda sudah tangkap apa keinginan pengunjung yang di sana? Tepat sekali! Ada dua keinginan pengunjung di sana. Yaitu kata “blog anda jadi makin terkenal” dan “meraup sukses besar”.

Siapa coba yang tidak ingin memiliki blog seperti itu? Siapa yang tidak ingin blognya jadi buah bibir di antara blogger dan mampu menghasilkan uang yang terus-menerus? Pasti siapapun sangat menginginkannya. Dan menampilkan judul yang memenuhi keinginan pembaca adalah kunci untuk membuat posting anda selalu ditunggu.

Oh ya, satu hal lagi yang hampir terlupa. Dalam judul (seperti judul di atas) baik sekali anda gunakan kata “Anda”. Ya Anda! Sebab pengunjung blog anda akan langsung merasa bahwa artikel tersebut memang ditujukan buat dirinya. Dan pembaca serasa seperti bercakap-cakap dengan anda.

Lewat artikel tersebut, anda mengajak ngobrol pengunjung secara langsung. Seperti bertatap muka langsung. Dan suasana seperti ini yang dicari oleh pengunjung. Apalagi jika keinginan yang anda letakkan dalam judul memang yang selama ini mereka cari. Yang selama ini menjadi persoalan mereka. Dan anda menjembataninya dengan langsung mengatakannya pada judul anda.

Tentu, anda juga perlu mempertimbangkan kata kunci (keyword) dalam membuat judul. Misalkan anda ingin membuat judul yang memuat kata “terkenal”. Apa kirakira padanan atau sinonim kata lainnya?

Ya tepat sekali? Bisa “populer”, “termashur”, “kesohor”, dan lainnya. Lalu silahkan riset sebentar mana kata yang paling banyak digunakan pengunjung dalam search engine. Hasilnya: kata “terkenal” lebih banyak dipakai dibanding kata lainnya. So, akhirnya saya tetapkan menggunakan kata “terkenal” itu dalam judul saya.

“Lha kalau begitu repot dong harus riset terus-terusan?” seperti itu mungkin pertanyaan anda. Tenang. Saya ada cara gampang untuk menentukan pilihan kata yang 90 persen cocok dengan hasil riset keyword.

Prinsipnya sederhana: gunakan kata yang dipakai sehari-hari oleh orang. Banyak orang lebih suka kata yang sering didengar, diucapkan, dibanding kata yang rumit dan terkesan makanan orang-orang pintar. So, gunakan kata tersebut dalam judul anda. Yakni kata-kata yang sering dipakai orang dalam percakapan sehari-hari.

Kalau anda masih kurang yakin dengan kata yang anda pilih, anda bisa tanyakan ke teman dekat anda. Misalkan, “kalau diminta memilih, kamu biasa menggunakan kata “terkenal” atau “termasyhur”? Saya yakin teman anda itu akan memilih kata yang pertama.

2. Gambar

Bagian kedua posting adalah gambar, ilustrasi, atau foto. Kata orang, “gambar berbicara melebihi ribuan kata.” Artinya, gambar bisa menjelaskan lebih banyak dibanding ratusan kata yang kita tulis. Karena itu manfaatkan penggunaan gambar dalam posting anda.

Sebagai pendamping tulisan, gambar memiliki dua fungsi:

  • Menarik perhatian pembaca
  • Membuat isi posting anda lebih mudah dimengerti.

Biasanya, selain judul, yang akan dilihat pengunjung pertama kali adalah gambar. Gambar ini memang punya pengaruh kuat untuk menarik perhatian pembaca. Jika gambar anda menarik, maka pengunjung akan semakin tergoda untuk membaca isi artikel anda. Karena itu pasanglah gambar yang menarik.

Dalam memasang gambar, sebisa mungkin terkait dengan isi artikel anda. Untuk fungsi ke dua di atas, gambar biasa berbentuk diagram yang menjelaskan alur tertentu. Jadi dengan mudah pembaca bisa membandingkan keseluruhan isi artikel anda dengan gambar yang menjadi inti sari (ringkasan) dari uraian panjang lebar isi artikel anda tadi.

Banyak situs web menarik yang menyediakan berbagai gambar atau foto. Anda bisa kunjungi misalnya di:

  • Stockxpert
  • Clipart.com
  • Animationfactory
  • Comstockimages
  • Jupiter images
  • Photos.com
  • Flickr.com.

Cara lain yang bisa anda pilih adalah dengan mencarinya di http://images.google.com. Dan ketikkan kata kunci yang ingin anda cari gambarnya.

3. Content

Untuk membuat posting anda mudah dibaca, anda perlu membaginya ke dalam beberapa bagian yang lebih ringkas dn terstruktur. Bagaimana melakukannya?

• Buat paragraf yang pendek.
Jangan buat paragraf yang terlalu panjang. Maksimal dalam lima baris anda harus sudah buat paragraf baru. Paragraf yang lebih dari lima baris akan membuat pengunjung sulit membacanya. Dan akhirnya mereka menghentikan membaca posting anda.Jangan ragu-ragu untuk membuat paragraf baru. Semakin sering akan semakin baik. Jangan buat mata pengunjung anda kesakitan karena paragraf anda terlalu panjang!

• Gunakan bentuk daftar (list) dan bullet point
Membuat konten blog dengan pengaturan berbentuk daftar atau poin akan mempermudah pengunjung membaca dan memahami isinya. Pengunjung terbiasa membaca daftarnya terlebih dulu, baru penjelasannya. Gunakan sesering mungkin dalam posting anda.

• Pakai huruf tebal (bold) and miring (italics)
Memakai huruf tebal dan miring maksudnya anda menekankan kata tersebut pada pengunjung. Bahwa itu merupakan kata yang penting. Juga berfungsi untuk menghindari kemonotonan tampilan isi posting anda.

4. Elemen tambahan

Selain judul, gambar, dan tips agar content mudah dibaca, ada lagi yang perlu anda pahami. Elemen tambahan ini akan memperkuat isi posting anda dan menjadikannya berbeda dengan konten lainnya.

• Gaya personal anda.
Gunakan gaya anda dalam menulis. Ini akan membuat pembaca anda mengenal seperti apa diri anda. Anda bisa ceritakan pengalaman anda sehari-hari yang memiliki hikmah bagi orang banyak. Saya yakin, pembaca akan menyukainya.
Anda tak perlu meniru gaya orang. Saya yakin setiap orang punya gaya menulis yang unik. Gunakan “kata-kata” anda sendiri. Ini akan membuat hubungan anda dengan pembaca blog anda lebih dekat dan akrab.

• Tempatkan kata kunci (keywords) di tiga tempat (judul, paragraf pertama dan terakhir)
Ada tiga tempat yang harus anda isi dengan kata kunci yang banyak dicari pengunjung, yaitu judul, paragraf pertama, dan paragraf terakhir. Karena di ketiga tempat itu, spider atau mesin search engine biasa meng-crawl (mendeteksi) isi sebuah posting.

Dengan meletakkan kata kunci utama di ketiga tempat itu, bisa dipastikan posting anda akan berada di urutan yang terdepan dalam hasil pencarian. Sehingga pengunjung akan mudah mengalir menuju blog anda.

• Potong intro tulisan anda dengan “<!-more ” tag
Pasti anda sudah sering membaca tulisan “Read More…”, “Baca Selanjutnya…” dan yang lainnya. Pakai tag tersebut dalam posting anda.

Intro tulisan anda ini punya fungsi untuk memudahkan pengunjung membaca artikel yang diinginkannya. Dengan sekilas isi artikel yang anda tulis di intro tulisan, pengunjung bisa tahu apa yang dibahas dalam artikel tersebut. Sehingga pengunjung lebih mudah mencari posting yang disukainya. Karena itu, dalam isi intro, sebaiknya anda singgung apa yang akan anda bahas dan apa manfaatnya buat pembaca.

Sebaiknya buat intro yang tidak terlampau panjang. Maksimal tiga paragraf. Kenapa? Ya sekali lagi agar memudahkan pembaca memahami apa isi artikel anda. Juga agar ketika membaca melakukan scrol-down tidak terlalu panjang. Intinya, agar pembaca cepat menemukan artikel yang dicari. Seperti dalam blog saya, tak lebih dari tiga paragraf, setelah itu langsung dipasang “<!-more ” tag.
Kegunaan lain dari penggunaan fungsi tersebut adalah untuk mempertinggi page view blog anda. Pembaca yang semula hanya sekali nge-klik, jadi dua kali mengklik.
Cara memotong tulisan, selain dengan memasukkan “<!-more ” tag“.

• Buat kesimpulan di akhir posting
Ada tipe pembaca yang ingin langsung mengetahui apa sebenarnya isi posting anda. Pembaca jenis ini biasanya langsung menuju ke akhir tulisan anda. Karena mereka biasa menemukan kesimpulan di akhir tulisan.

Akomodasi jenis pembaca ini dengan memberikan kesimpulan pada akhir posting anda. Sehingga mereka menemukan apa yang dicari. Ini akan membuat mereka senang dan berkunjung berulang-ulang ke blog anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *