Blogging Mastermind – 7 Kesalahan Fatal Dalam Blogging Part 1: Menampilkan Blog Tanpa Pemeriksaan Ejaan Yang Tepat

Tahukah anda, banyak pebisnis online yang gagal hanya disebabkan oleh kesalahan kecil dan sepele? Apakah anda sudah yakin hanya dengan belajar langkah-langkah yang wajib anda lakukan dalam blogging akan menjadikan anda pebisnis online yang hebat?

Eits… tunggu dulu! Ada banyak hal yang seringkali luput dalam pandangan anda dan kadang hal tersebut sering membuat anda malah tidak berhasil. Nah, di bawah ini, anda akan tahu tindakan-tindakan apa saja yang seringkali tidak anda rasakan namun juga sering menjebak anda pada lembah kehancuran dalam blogging.

Simaklah baik-baik…

Bagaimana anda menunjukkan kepada pengunjung bahwa anda benar-benar melayani mereka dengan sepenuh hati? Salah satunya adalah dengan memberikan tulisan yang terbaik kepada mereka.

Ya, yang saya maksud dengan tulisan terbaik adalah tulisan yang benar dan mudah dimengerti. Anda mungkin bisa berkelakar “Saya sudah fasih kok berbahasa Indonesia,” tapi belum tentu anda bisa menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Lalu, apakah tulisan yang baik dan benar itu harus sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia? Tidak juga. Yang saya inginkan di sini adalah tulisan anda harus memiliki ejaan yang benar. Masalah tata kalimat, itu tidak terlalu jadi soal. Yang penting, anda bisa menjelaskan kepada para pengunjung dengan bahasa yang komunikatif dan juga ejaan yang tepat.

Saya seringkali menemukan beberapa blog yang masih kacau dalam hal ejaan. Banyak kata di sana sini yang kurang atau lebih hurufnya. Sehingga, membuat saya harus berulang kali mengerutkan alis. “Ini kok sepertinya tidak serius!”.

Ya, saya yakin, anda juga punya pikiran yang sama dengan saya. Saat anda berkunjung ke suatu blog, dan anda mendapati banyak kata yang tidak benar ejaannya, apa yang ada dalam pikiran anda? Mungkinkah anda masih berpikiran positif pada pemilik blog tersebut? Tentu tidak, bukan?!

Nah, inilah yang harus anda perhatikan saat anda menulis untuk blog anda sendiri. Anda boleh sedikit mengabaikan tata kalimat asalkan dapat dimengerti, tapi anda jangan sekali-kali menyepelekan soal ejaan.

Mengapa ejaan lebih ditekankan daripada tata kalimat? Bagus, pertanyaan bagus! Saat anda membaca, saya yakin anda tidak akan terlalu memperhatikan di mana letak subjek, predikat, objek, keterangan, ataupun pelengkap dalam kalimat bacaan tersebut. Yang ada dalam pikiran anda adalah “yang penting bisa dimengerti dan bermanfaat!”. Artinya, kesalahan tata kalimat tidak begitu tampak di mata anda.

Namun, bagaimana saat anda mendapati kalimat yang tulisannya salah di sana-sini? Tentu kesalahan ini lebih mengganggu, bukan? Ya, karena kesalahan ejaan lebih bersifat fisik (konkret) dari pada kesalahan tata kalimat yang bersifat abstrak, jadi lebih jelas kekeliruannya.

Tentu, tak mengherankan jika anda sampai berpikiran “Orang ini serius gak memberi informasi kepada saya, kok tulisannya kacau begini?”. Inilah pentingnya anda belajar hal ini. Ejaan harus lebih anda perhatikan dari pada tata kalimat. Meskipun, diakui, keduanya sama-sama penting.

Nah, untuk meneliti apakah ejaan tulisan anda benar atau tidak, ada dua cara mudah:

• Mintalah teman anda membaca. Terkadang, saat kita membaca tulisan kita sendiri, kesalahan cenderung sedikit dan sulit dilacak. Namun, cobalah minta teman anda membaca tulisan anda itu, saya yakin, anda akan banyak masukan mereka.

• Print out tulisan anda. Ini adalah pengalaman saya pribadi. Membaca tulisan yang sudah diprint out ternyata jauh lebih jelas daripada membaca tulisan di komputer. Coba anda buktikan sendiri… Bandingkah hasil akhir editing anda di komputer dengan hasil editing anda di tulisan. Anda akan menemukan lebih banyak kesalahan dalam bentuk tulisan print out daripada dalam bentuk layar komputer.

Itulah dua cara mudah untuk meneliti ejaan tulisan blog anda. Ini memang terlihat sepele. Tapi, anda akan benar-benar merasa puas dengan hasil editing ejaan tersebut setelah melalui dua proses itu. Apalagi, saat anda meminta teman anda membacanya, anda tidak hanya akan mendapat masukan seputar ejaan, bisa jadi anda juga akan memperoleh masukan tentang isi materi tulisan anda itu.

Nah, setelah anda selesai mengedit tulisan anda dari segi ejaan. Barulah anda menampilkannya dalam blog anda… Mudah, bukan?!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *